Showing posts with label Mobil. Show all posts
Showing posts with label Mobil. Show all posts

Inilah Hatchback Terlaris Sepanjang 2017 di Indonesia


Segmen hatchback sampai saat ini terhitung masih cukup ramai diisi berbagai 'pemain'. Konsumen di Indonesia di Indonesia dihadapkan hatchback merek Jepang, Korea Selatan bahkan Jerman. Tapi selama ini segmen tersebut dikuasai oleh Honda Jazz dan Toyota Yaris.

Beberapa merek turut meramaikan pasar dengan menghadirkan beberapa produk facelift selama 2017. Sehingga, secara tak langsung memberikan pengaruh kepada duo hatchback yang menjadi penguasa. Contohnya kehadiran Suzuki Baleno Hatchback yang hadir dengan harga lebih terjangkau.

Menurut data wholesales dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-November 2017, memang Honda Jazz masih menjadi rajanya. Namun sebenarnya penjualan Jazz mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.


Di 2017 ini data wholesales periode Januari hingga November Honda hanya mampu menjual Jazz sebanyak 15.073 unit. Angka tersebut turun dibandingkan tahun lalu yang meraih penjualan sebanyak 17.337 unit dalam periode yang sama.

Begitu juga dengan Toyota Yaris yang mengisi posisi kedua. Hanya mampu mencatatkan penjualan sebanyak 10.160 unit di periode Januari hingga November 2017. Angka tersebut tidak sememuaskan seperti 2016 di periode yang sama. Tahun lalu Yaris berhasil terjual sampai 14.489 unit.

Untuk posis ketiga kini diisi oleh produk baru dari Suzuki dengan Baleno Hatchback. Dengan periode penjualan hanya lima bulan sejak pertama kali meluncur di bulan Juli, produk baru Suzuki ini berhasil terjual sebanyak 2.140 unit sampai November.



Posisi berikutnya adalah Mazda2 yang kini hanya terjual sebanyak 1.273 unit. Angka tersebut turun drastis hingga 50 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2016 yang mampu terjual sebanyak 2.581 unit.

Untuk posisi paling bawah diisi oleh Kia Rio dengan penjualan sebanyak 414 unit dan VW Polo sebanyak 384 unit di periode Januari hingga November 2017.

Honda Jazz : 15.073 unit. (Januari-November)
Toyota Yaris : 10.160 unit (Januari-November)
Suzuki Baleno Hatchback : 2.140 unit (Juli-November)
Mazda2 : 1.273 unit (Januari-November)
Kia Rio. : 414 unit (Januari-November)
VW Polo. : 384 unit (Januari-November)

Sumber : UC News

FIRST DRIVE: All New Daihatsu Terios R Deluxe AT


Setelah 10 tahun tak berganti model, akhirnya aliansi Astra, yakni Toyota-Daihatsu sepakat untuk menghadirkan generasi terbaru dari LSUV Rush dan Terios untuk menghadapi 2018. Model terbaru ini diluncurkan pada November 2017 lalu, namun harga resminya baru dirilis pada awal 2018.

Pada kesempatan ini, kami berkesempatan mencicipi Daihatsu Terios tipe R Deluxe AT di area tertutup. Lantas, seperti apa impresi mengendarai mobil 'berjantung' Avanza ini?


Saat melihat bagian eksteriornya, LSUV Daihatsu ini berubah desain secara total. Salah satu hal yang membuat Terios berevolusi secara total yaitu dihilangkannnya ban serep di bagian bagasi. Seperti MPV, ban serep Terios kini bersembunyi di kolong bagian belakang.

Selain itu, bagian depannya dilengkapi lampu LED String Taillight, Moulding LED string taillight dan Side Body yang membuat kesan elegan di mobil ini. Selain bentuk desain eksterior yang kian modern, Daihatsu Terios juga memiliki ground clearance 220 mm sedangkan versi lawas hanya 200 mm.


Puas membahas eksteriornya, kini saatnya melompat ke kursi pengemudi. Kami pun merasakan perubahan tak hanya terjadi di bagian luar namun juga ketika berada di bagian ruang kabin. Desain dasbor terlihat minimalis serta stylish berkat hadirnya panel hitam di bagian dasbor.

Fitur-fitur baru pun turut serta pada Terios 2018 ini. Mulai dari pengontrol AC Digital, headunit dengan layar sentuh 7 inci dengan fungsi Bluetooth, ipod support, USB dan kamera 360 derajat. Menariknya lagi, sudah ada tombol pengaturan audio di lingkar kemudi.

Yang baru pada mobil ini adalah adanya fitur Tilt Steering. Namun sayangnya Daihatsu tidak mengapilikasi pengaturan setir teleskopik sehingga mengemudikan mobil ini masih terasa kurang ergonomis. Tapi oke lah, adanya push start button yang mempermudah menyalakan mesin jadi mengurangi kekecewaan kami.

Ketika kami coba jalankan mobil ini, kekedapan ruang kabin tergolong membaik ketimbang pendahulunya. Selain itu, saat melakukan manuver, model yang juga bakal bersinggungan dengan Mitsubishi Xpander ini memiliki karakter suspensi yang cukup baik meski agak sedikit terasa limbung.


Puas melakukan manuver, kini saatnya menekan pedal gas sedalam mungkin. Daihatsu Terios dibekali dengan mesih berkode 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc Dual VVT-I yang mampu menghasilkan tenaga 104 dk dan torsi 141 Nm, sehingga tenaganya pun kami rasa masih cukup mumpuni meski secara spek tak sebesar pendahulunya.

Saat melakukan cruising, suara mesinnya pun terbilang halus. Kami pun dibuat nyaman ketika tanjakan dan terhambat kendaraan di depan, sebab berkat bantuan Hill Start Assist (HSA) membuat Terios baru ini mudah dikendalikan. Harusnya dengan adanya fitur ini, kian mempermudah pengendara pemula. Masih bicara piranti keselamatan, adanya Vehicle Stability Control (VSC) juga siap menjaga manuver mobil ini jadi lebih aman.

Walau transmisi otomatiknya belum menganut teknologi CVT, namun masih akomodatif meladeni tenaga yang dihasilkan mesin 2NR-VE 1.500 cc. "Cita rasa" transmisi otomatik 4 percepatan ini sekilas sama seperti model terdahulu.

Kesimpulan

Daihatsu Terios 2018 merupakan LSUV 7 Seater generasi terbaru yang berubah total ketimbang versi lawas. Mobil ini memiliki ground clearance yang cukup ideal untuk ukuran SUV. Sebab, hanya dengan ground clearance yang menjulang inilah identitas SUV-nya bisa terpancar dari sekilas pandang eksterior.

Bicara fitur, harus diakui Terios model baru ini cukup lengkap. Namun, sangat disayangkan, ketika kami mengemudikan mobil ini, rasanya posisi duduk kurang ergonomis, bahkan menurut kami posisi berkendaranya hampir sama dengan Xenia. Selain itu kami juga merasakan karakter suspensinya cenderung limbung ketika bermanuver.

Kelebihan

Desain eksterior yang modern
Ground clearance tertinggi di kelasnya
Fitur tergolong lengkap untuk ukuran LSUV
Kekurangan

Posisi duduk kurang ergonomis bagi postur 173 cm ke atas
Karakter suspensi agak limbung
Tenaga mesin menurun dibanding generasi lawas

Spesifikasi

Daihatsu Terios R Deluxe AT

Harga : -

Kapasitas mesin: 1.500 cc Dual VVT-i

Tenaga maksimum: 104 dk

Torsi maksimum: 140 Nm

Penggerak: Roda belakang (Rear Wheel Drive)


Foto Tambahan







Sumber : UC News

Lima Mobil Paling Fenomenal 2017

Tanpa terasa, pergantian tahun 2017 ke 2018 tinggal dalam hitungan jam. Dan menyambut pergantian tahun baru 2018, berikut saya hadirkan lima mobil paling fenomenal yang diluncurkan sepanjang 2017.

Inilah mereka:


#5 Mitsubishi Xpander
Duduk di posisi kelima adalah pendatang baru segmen MPV 4x2 di Tanah Air, yaitu Mitsubishi Xpander. Pantas disebut fenomenal atas beberapa alasan. Pertama, desainnya yang memang revolusioner dan fenomenal. Bagi Anda bosan dengan MPV berpenampilan itu-itu saja, Xpander jelas pilihan tepat.
Referensi pihak ketiga
Kedua, ketika bicara respons pasar. Hanya dalam dua bulan, Mitsubishi telah menerima tak kurang dari 23 ribu pesanan. Dengan total produksi di kisaran 3.000 unit per bulan, menunggu datangnya Xpander hampir sama dengan lamanya bunda mengandung.



#4 Lamborghini Urus
Apa jadinya kalau produsen supercar hardcore Lamborghini kebelet bikin SUV? Hasilnya jelas sosok fenomenal. Baik dari sisi penampilan, performa dan harga, tentunya.

Referensi pihak ketiga
Dengan harga 131.500 pound di Inggris, alias setara dengan Rp 2.396.406.819, Urus merupakan SUV termahal dijual saat ini. Lebih mahal dari Bentley Bentayga, apalagi model lebih “bersahaja” seperti Range Rover atau Lexus LX.

Performa? Well, meski berbentuk SUV dan berpostur lebih jangkung performa Urus tidak kalah jika disandingkan dengan Huracan, yang jelas supercar betulan.

Jelas layak menempat urusan ke-4 bukan?



#3 Rolls-Royce Sweptail
Inilah mobil yang merupakan bukti otentik tidak adanya batas atas untuk kemewahan sejati. Merasa semua model ditawarkan kurang eksklusif, seorang pelanggan setia Rolls-Royce memesan satu unit yang diproduksi khusus untuknya.

Referensi pihak ketiga
Dinamai Rolls-Royce Sweptail, mobil ini hanya dibuat satu unit untuk sang pelanggan. Dimana, karya seni ini harus ditebus dengan dana 12,8 juta dollar! Jauh lebih mahal dari hypercar Bugatti Chiron yang “hanya” dijual seharga 2,9 juta dollar.



#2 Mercedes-AMG Project ONE
Penampilan Mercedes-AMG Project ONE memang seperti supercar biasa, alias kurang fenomenal. Tetapi, jangan soal kesaktiannya. Karena mobil ini menggunakan power unit sama persis mobil Formula 1 Mercedes-AMG W08.

Referensi pihak ketiga
Menggunakan paduan mesin 1.600cc V6 turbo dipadu empat motor listrik dengan total daya 1.020 dk! Saat dijual nanti, Project ONE jelas akan menjad hypercar tercanggih di muka planet.

Mercedes hanya akan membuat 275 unit Project ONE, yang semuanya telah laris dipesan calon konsumen. Kurang fenomenal apa, coba?



#1 Tesla Roadster
Akan tetapi, sehebat-hebatnya Project ONE ia tetal tidak sefenomenal sosok duduk di daftar teratas saya. Say hello kepada Tesla Roadster generasi II.

Referensi pihak ketiga
Saya sebut paling fenomenal karena hype yang mengiringi kemunculannya. Data klaim performa menyebut Roadster II sebagai mobil produksi pertama akan menembus batas 2 detik akselerasi 0-100 km/jam.

Kecepatan puncak pun diklaim takkan jauh dari target 400 km/jam! Juga dengan jarak tempuh 1.000 km. Sungguh klaim performa yang sangat fantastis.

Semakin fenomenal ketika muncul infografis membandingkan Roadster II dengan hypercar tergila saat ini, Bugatti Chiron.


Sumber : UC News

Gak Usah Ragu Ke Puncak Naik LCGC, Ada Tekniknya Buat Nanjak Nih

Ilustrasi mobil LCGC saat menanjak
Otomotifnet.com – Kawasan dataran tinggi seperti Puncak dan Bandung masih menjadi salah satu tujuan utama pengunjung saat liburan.

Namun, bagi pengemudi mobil sekelas LCGC seperti Daihatsu Sigra, Toyota Agya, atau Datsun Go Panca, terkadang punya ketakutan dalam menanjak.

Jangan ragu, ada di triknya untuk melibas tanjakan bagi mobil dengan cc kecil.

“Saat mulai menanjak pastikan mobil di posisi gigi rendah, tujuannya agar mobil mendapatkan torsi dan tenaga optimal saat mendaki tanjakan,” ujar Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Center kepada GridOto (29/12/2017).



Pada mobil bertransmisi manual, posisikan tuas transmisi ke gigi 1.

Sementara itu untuk mobil transmisi otomatis, posisikan tongkat transmisi ke posisi L atau 1.

Selain memantau putaran mesin, temperatur mesin juga mesti diperhatikan.

Mesin yang bekerja di putaran tinggi dengan posisi gigi rendah bisa membuat mesin lebih cepat panas dari biasanya.


“Segera berhenti di tempat yang aman dan tidak mengganggu pengemudi lain bila indikator suhu mulai mendekati batas bahaya,” kata Marcell.

Nah paling penting ialah menjaga momentum saat menaiki tanjakan.

“Semua mobil butuh momentum saat menanjak, usahakan kasih ancang-ancang sebelum menanjak, apalagi buat tanjakan panjang dan curam,” imbuh Marcell.

“Hal ini membuat mobil Anda melaju lebih ringan dan cepat pada medan yang curam,” tutur Marcell.

Sumber : UC News

Perhatiin Deh! Ada Yang Beda Dari Wuling Confero S, Bergaya Crossover

digital modifikasi Wuking Confero S dengab gaya crossover

Otomotifnet.com - Keberadan mobil WulingConfero S rupanya kerap menjadi bahan untuk melakukan modifikasi secara digital.

Seperti hasil ubahan modifikasi digital yang di kerjakan oleh Adrian Ahmad Ramadhani.

Mengubah WulingConfero S dengan menjadi model crossover.

Dilansir melalui akun instagram @adriaansr_ kali ini berusaha mendeskripsikan digimod karya Adrian berbasis Wuling Confero S.

Bila melirik sepintas mobil ini memang bergaya crossover yang identik dengan kaki-kaki tinggi.

Custom suspension yang terpasang sudah cukup bikin mobil ini terlihat lebih tinggi.

Ditambah dengan over fender hitam untuk mengadopsi ban yang lebih besar.

Pelek baru kini dibungkus ban offroad lansiran BF Goodrich Mud-Terrain A/T.

Sementara agar bodi mobil mengimbangi tampilan kaki-kaki maka dipasang bumper depan custom lansiran VW Tiguan.

Sementara untuk tampang dibuat lebih modern dengan headlamp proyektor, plus aplikasi foglamp custom.

Tambahan lain kita bisa melihat croos bar di atap serta scoop udara palsu di bagian atap.

Sumber : UC News

Ini Dia, Sederet Mobil Untuk Ajang Tokyo Auto Salon 2018 yang Bikin Ngiler

Sudah masuk di dalam penghujung tahun. Banyak mobil sepanjang tahun 2017 di rilis dan juga di pamerkan dalam ajang pameran mobil terbesar internasional dan juga lokal.

Tokyo Auto Salon mirip dengan SEMA Show di Amerika Serikat karena memberi kesempatan bagi produsen mobil dan aftermarket untuk memamerkan sesuatu yang baru. Tidak seperti SEMA, Tokyo Auto Salon ini terbuka untuk umum, sehingga para peserta pameran di sana juga memanfaatkan ajang ini sebagai kesempatan untuk terhubung dengan penggemar otomotif yang hardcore.

Berbagai jenis tipe mobil, brand mobil ternama Jepang hingga Eropa juga turut meramaikan ajang bergengsi, Tapi bagaimana dengan Tokyo Auto Salon 2018 nanti? Sederet nama produsen besar Jepang akan memajang mobil mereka dengan konsep yang bikin semua orang ngiler.

Melansir dari laman motor1.com (29/12/17), Berikut ini sederet modifikasi mobil yang keren banget buat Tokyo Auto Salon 2018.

Daihatsu Boon Sporto

Daihatsu Boon Sporto (gambar motor1.com)
Daihatsu Boon Sporto dengan model Lampu kabut besar, velg berkelir gold, dan garis-garis hitam.


Honda Freed Modulo X Concept

Honda Freed Modulo X-Concept (gambar motor1.com)
Body kit sporty yang lebih agresif untuk bagian depan dan belakang.


Mazda CX-5 Custom Style 2018

Mazda CX-5 Custom Style 2018 (gambar motor1.com)
CX-5 Custom Style 2018 mengganti satu set rim berbentuk Y-spoke.


Mitsubishi Outlander PHEV Premium Sports Concept

Mitsubishi Outlander PHEV Premium Sports Concept (gambar motor1.com)
Outlander PHEV Premium Sports Concept dilengkapi body kit yang telah direvisi dengan trim serat karbon. Dengan satu set velg ring 20 inci.

Masih banyak lagi sederet mobil yang akan di pajang, simak videonya berikut ini



Sumber : UC News